Langsing Tanpa Diet dan Olahraga

29Jun, 2019

Kalau ditanya mengapa tidak berolahraga, sebagian besar dari kita akan menjawab bahwa tidak ada waktu. Manusia modern memang kelihatannya super sibuk. Berangkat subuh untuk menghindari kemacetan dan baru tiba kembali di rumah setelah matahari terbenam. Faktanya, semua orang ingin langsing sehat dan tampil menarik, dan semua orang tahu kalau kunci untuk meraih keduanya adalah dengan diet seimbang dan olahraga teratur. Namun, karena keterbatasan waktu, kita seringkali hanya melakukan diet dan melupakan olahraga. Bagaimana bisa kurus?

Ternyata bisa. Dengan memanfaatkan teknologi, kini kaum Hawa dapat memiliki tubuh bak gitar Spanyol dan kaum pria dapat memiliki tubuh bak binaragawan tanpa harus berolahraga 10 jam sehari seperti Jennifer Lopez. Cukup dengan bersepeda sebentar atau disetrum-setrum listrik sedikit, tubuh idaman bisa Anda bungkus. Ah, masa sih? Tidak percaya? Kami ulas untuk Anda.

HYPOXI, Langsing-kan Tubuh Tanpa Keringat

“Wah, kamu kok kelihatannya tambah kurus, San?”. “Ah, masa sih?,” tanya Susan berbunga-bunga. “Iya, tapi kok bempernya masih lebar, ya?”. Siapa yang tidak sakit hati mendengar hal ini. Rasanya sudah diet mati-matian dan olahraga siang malam, tetapi lemak di daerah pinggul, bokong, dan paha tetap saja enggan beranjak. Tubuh langsing idaman sekedar di angan-angan.

Memang, lemak berlebih di dalam tubuh umumnya tersimpan dan menumpuk hanya di lokasi-lokasi tertentu. Misalnya pada lengan atas, perut, bokong, dan paha. Lemak yang menumpuk ini bahkan dapat menimbulkan terbentuknya selulit yang tidak sedap dipandang. Pada orang yang berbakat gemuk, lemak ini sulit dihilangkan. Jangankan yang malas berolahraga, orang yang fitness setiap hari saja belum tentu dapat menyingkirkan lemak membandel ini. Tubuh bagian atas boleh kelihatan oke, tapi begitu melirik ke bawah semuanya masih tampak lebar. Tahukah Anda bahwa kini ada cara mudah untuk menyingkirkan lemak-lemak menyebalkan di daerah membandel hingga anda terlihat langsing?

Hypoxi Namanya Cara Langsing-kan Body Tanpa Ribet

Metode Hypoxi adalah metode yang dikembangkan khusus untuk menyingkirkan lemak membandel di pinggang, bokong, atau paha. Dengan metode ini, memahat bentuk tubuh sesempurna patung dewa-dewi Yunani bukan lagi impian kosong. Namun, bukan berarti Anda dapat berleha-leha selama terapi berlangsung, lho. Jika pada klinik pelangsingan lain Anda dijanjikan mendapat hasil instan hanya dengan meminum obat, metode wrapping, atau berbaring dan membiarkan teknisi bekerja, pada metode Hypoxi ternyata Anda justru perlu berolahraga selama terapi berlangsung. Lalu apa bedanya dengan olahraga biasa?

Dengan olahraga biasa, Anda dapat membakar kalori dan lemak serta membangun massa otot secara perlahan di seluruh tubuh. Masalahnya, tubuh hanya akan membakar lemak pada lokasi yang mudah dijangkau. Selain itu, penurunan berat badan dan pembentukan otot saja tidak dapat mengencangkan dan memperbaiki penampilan kulit. Norbert Egger, seorang pakar dalam bidang kedokteran olahraga mengatakan bahwa pembakaran lemak di suatu tempat akan lebih efektif saat kita melakukan aktivitas fisik, terutama jika aliran darah di tempat tersebut dipercepat. Dengan demikian, kita dapat menentukan daerah mana saja yang ingin dilangsingkan. Berdasarkan teori ini, dr. Egger mendesain alat Hypoxi yang memungkinkan penggunanya meningkatkan aliran darah di tempat yang tepat sambil berolahraga.

Di klinik Hypoxi ada empat jenis mesin atau trainer. Masing-masing alat menargetkan lemak di daerah yang berbeda. Meski demikian, kita tidak dapat menentukan sendiri alat mana yang ingin kita pakai. Sebelum terapi dimulai, mula-mula tubuh akan diukur dan dianalisis secara mendalam untuk mengetahui mesin mana yang cocok untuk kondisi Anda. Karena itu, terapi untuk setiap orang dapat berbeda satu sama lain. Mesin L250, misalnya, cocok untuk Anda yang berpaha besar dan berselulit. Pada alat ini, Anda akan diminta untuk memasukkan kedua kaki ke dalam mesin dan bersepeda selama 30 menit. Selama latihan berlangsung, alat yang dilengkapi sistem vakum ini akan menurunkan tekanan atmosfer guna meningkatkan sirkulasi di daerah yang menjadi target.

Mudah dan Ringan

Buat Anda yang tidak hobi berolahraga, jangan kuatir. Olahraga yang dilakukan dalam terapi Hypoxi sangat ringan. Bahkan, sejumlah penggunanya mengatakan bahwa latihan yang dilakukan tidak melelahkan sama sekali, bahkan tidak sampai keluar keringat. Sebaliknya, pasien akan merasa lebih segar setelah berlatih di dalam mesin Hypoxi.

Olahraga tanpa keringat, apa bisa efektif? Anda tentu meragukan hal ini. Namun, sekali lagi metode Hypoxi mengklaim bahwa mesin canggih ini mampu membantu meningkatkan aliran darah dan mengoptimalkan pembakaran lemak selama Anda berolahraga. Bahkan, dengan metode ini, lingkar pinggang, pinggul, bokong, dan paha dapat berkurang tiga kali lipat dibandingkan dengan olahraga biasa. Ditambah lagi dengan bonus berupa hilangnya selulit, peremajaan kulit, serta lancarnya aliran darah di dalam tubuh. Llatihan dengan trainer Hypoxi cukup dilakukan selama 30 menit per sesi sebanyak 12 kali sesi, diikuti dengan diet khusus.

Meski lingkar perut, pinggul, dan paha menyusut hingga tiga kali lipat, latihan Hypoxi sebanyak 12 kali ternyata tidak dapat menurunkan berat badan dan jumlah lemak total secara signifikan. Karena itu, terapi ini juga tidak dianjurkan bagi mereka yang mengalami obesitas. Hingga saat ini, metode Hypoxi juga belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Terapi Hypoxi hanya dapat dilakukan di gerai Hypoxi dan konon biayanya cukup mahal. Cara terbaik untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan tubuh sehat adalah berolahraga secara teratur. Terapi Hypoxi dapat menjadi tambahan untuk melenyapkan lemak di tempat yang sulit dihilangkan dengan olahraga. Meski demikian, gaya hidup juga harus tetap sehat agar lemak dan selulit tidak datang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *