Herbal Stamina Pria ini Ragamnya. Berani Coba ?

04Jul, 2019

Salah satu cara memperbaiki ganguan seksual, menurut dr. Hardhi Pranata, SpS, MARS, Ketua Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia adalah dengan memanfaatkan herbal. Herbal tidak hanya berperan untuk pencegahan (prevention), tapi juga bisa sebagai terapi kuratif seperti herbal stamina. Gangguan seksual atau yang sering disebut dengan lemah syahwat, menurut dr Hardhi, merupakan masalah yang kompleks. Untuk bisa ereksi, seorang pria harus ada rangsangan dan libido agar terjadi ereksi dan bisa mempertahankan tingkat ereksi, untuk dapat penetrasi dan akhirnya ejakulasi. Saat ejakulasi akan dikeluarkan spermin (cairan sperma) dan spermatozoa (sel sperma).

Herbal stamina untuk membantu mengatasi gangguan lemah syahwat, menurut dr. Hardhi,  setidaknya harus memenuhi tiga unsure. Yaitu: pembangkit libido, pembangkit ereksi hingga memperbaiki kualitas dan kuantitas sperma. Beberapa jenis herbal yang dapat digunakan untuk memperbaiki ereksi, seperti Ganoderma lucidum, pasak bumi dan  purwoceng.  Sedangkan untuk membantu pembangkit gairah, salah satunya yaitu yohimbe.

Senada dengan hal itu,  Prof. Sumali Wiryowidagdo dari Pusat Studi Obat Bahan Alam FMIPA UI menyatakan, herbal dapat digunakan untuk membantu memulihkan gangguan seksual. Bahkan, beberapa jenis herbal dapat dirasakan khasiatnya secara instant, misalnya purwoceng, pasak bumi dan ginseng. Namun, agar proses perbaikan berjalan optimsl, herbal perlu dikonsumsi secara tepat dan teratur. Secara farmakologis, herbal untuk pengobatan gangguan seksual mempunyai fungsi utama meningkatkan stamina dan produksi hormon testoteron. Stamina berawal dari membaiknya proses metabolime dalam tubuh.

Dr. Arijanto Jonosewodjo, SpPD, Kepala Poli Obat Tradisional RS Dr. Sutomo, Surabaya, menyatakan bahwa masalah gangguan seksual atau lemah syahwat penyebabnya tidak hanya faktor patologis. Faktor  psikis juga berpengaruh. Pengobatan dengan sendirinya harus disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Untuk masalah gangguan seksual terkait patologis, herbal dapat digunakan. Herbal berperan meningkatkan produksi hormon testoteron dan memperbaiki sistem metabolisme / sirkulasi darah.

Gangguan seksual yang disebabkan kerena komplikasi penyakit, misalnya diabetes, pengobatannya harus sinergis dan tidak bisa dipisahkan. Herbal dalam pengobatan gangguan seksual, lanjut dr. Arijanto, memiliki kelebihan tersendiri. Yaitu tingkat risiko /efek samping penggunaannya dalam jangka panjang sangat minimal.

Herbal Stamina Ginseng (Panax ginseng

Zat-zat aktif dari ginseng, dapat membantu proses penyembuhan dengan cara merangsang pembentukan antibodi tertentu. Kandungan zat aktif berupa saponin, vaporizing oil (panaxynol, ginsenyne), asam organik dan ester, sterol, senyawa nitrogen, vitamin B1, B2, B12, C, asam folat, , biotin, enzim, mineral dan gula. Zat-zat ini turut melancarkan pembentukan hormon dan sperma, dengan cara melebarkan saluran pembuluh darah pada alat reproduksi pria. Ginseng tidak  menimbulkan masalah jika dikonsumsi secara benar.  Salah satu ginseng yang paling terkenal di dunia, ialah ginseng Korea atau Panax ginseng C.A. Meyer.

Herbal Stamina Purwoceng (Pimpinella alpinia)

Merupakan  tanaman legendaris yang pada zaman dahulu, dijadikan obat kuat oleh para raja atau kalangan istana di Jawa. Tumbuhan ini umumnya ditemukan hidup pada ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut (dpl). Wujudnya berupa semak kecil merambat di atas permukaan tanah, seperti  pegagan (Centella asiatica) dan semanggi gunung (Hydrocotil subtorpoides).

Dari berbagai penelitian yang dilakukan di dalam negeri, disimpulkan ada efek nyata dari tanaman purwoceng terhadap peningkatan kemampuan seksual. Secara empiris, herbal ini telah lama dikenal sebagai pemulih stamina, penambah gairah seksual serta penambah jumlah hormon testosteron dan spermatozoid. Penelitian Eni Hayani dan May Sukmasari dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan 1987, menyebutkan bahwa seluruh bagian tanaman purwoceng dapat digunakan sebagai obat tradisional, yang terutama adalah akarnya. Akar purwoceng bersifat sebagai diuretika dan  aprodisiak. Herbal ini mengandung senyawa berkhasiat seperti saponin, alkaloid, tanin, kumarin, sterol, furanokumarin bergapten, isobergapten dan sphondin serta senyawa lain yang berkhasiat sebagai penguat tubuh dan memperlancar peredaran darah.

Penelitian yang dilakukan dr. Taufiq R Nasihun, SpAnd, di Semarang menyebutkan, selain meningkatkan testosteron hingga 125%, dosis 50 mg purwoceng dapat mendongkrak hormon luteinizing hingga 29,2%. Luteinizing merupakan hormon yang diproduksi hipofisis anterior di otak. Perannya merangsang sel-sel dalam testis, untuk memroduksi testosteron. Itu berarti, purwoceng memberikan efek langsung dan tak langsung sebagai aprodisiak.

Herbal Stamina Pasak Bumi  (Eurycoma longifolia)

Selama ini, masyarakat secara turun-temurun mempercayai pasak bumi sebagai ramuan untuk meningkatkan gairah seksual kaum pria. Masyarakat juga memanfaatkan pasak bumi sebagai tonikum, bagi ibu-ibu yang baru melahirkan, pengobatan pembengkakan kelenjar, demam dan disentri. Hasil penelitian ilmiah menunjukkan, pasak bumi berkhasiat dalam disfungsi ereksi, aktimalarisa dan sitotoksik (peracunan sel). Sebuah riset terbaru yang dilakukan Ruqiah Ganda Putri Panjaitan, mahasiswa S3 Program Studi Biologi di Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan, akar tumbuhan pasak bumi  mempunyai khasiat melindungi organ hati dari kerusakan.

Herbal Stamina Tribulus (Tribulus Terrestris L.)

Herbal ini dikenal  sejak lama, untuk memperbaiki kemampuan seksual pada pria dan wanita. Pada pria terutama untuk memperbaiki fungsi ereksi penis. Tribulus juga dapat memperbaiki pertumbuhan otot dan kekuatan tubuh, serta meningkatkan produksi testoterone, sehingga menambah jumlah dan motilitas sperma.  Salah satau senyawa aktif yang ada dalam tribulus yaitu protodioscin. Tribulus bukan prekursor dari hormon testosterone itu sendiri, namun lebih mengarah ke produksi luteinizing hormon (LH). Saat LH meningkat, produksi testosterone secara alami juga akan meningkat. LH  merupakan hormon yang berkaitan dengan daya seksual.

Herbal Stamina Sanrego (Lunasia amara Blanco)

Kayu sanrego (Lunasia amara Blanco) secara tradisional biasa digunakan untuk aprodisiak. Sebuah penelitian  menunjukkan bahwa efek aprodisiak terbesar  menunjukkan efek introduction (84,2%), climbing (84,9%) dan coitus (85,2%). Berdasarkan gambaran Kromatogarfi Lapis Tipis (KLT), fraksi tersebut mengandung senyawa golongan alkaloida terpenoida sebagai komponen utamanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *